1.11.2008

TUGAZ PERIFERAL

. 1.11.2008

A. Keyboard
Masalah-masalah kerusakan pada keyboard dan langkah-langkah perbaikannya :

1) Keyboard tidak terdeteksi oleh PC dan langkah perbaikannya ;
• Matikan kembali komputer dan cek apakah kabel keyboard telah tertancap dengan benar ke CPU.
• Jika perlu lepas dan tancapkan kembali kabel keyboard tersebut untuk meyakinkan bahwa koneksi sudah tepat.
• Jika komputer dihidupkan kembali, dan pesan kesalahan masih muncul, kemungkinan pertama adalah keyboardnya yang rusak.
• Coba dengan keyboard yang lain untuk memastikan bahwa keyboardnya yang rusak.
• Jika dengan mengganti keyboard pesan kesalahan masih tetap muncul, berartibukan keyboard yang rusak, tetapi bias saja port keyboard di motherboard yang rusak.

2) Masalah kedua terjadi pada tombol keyboard
• Tombol keyboard sering macet disebabkan oleh banyaknya tumpukan debu disela-sela tombol dan menyebabkan keyboard macet.
• Cara mengatasinya yaitu bisa dibersihkan dengan menyedot atau menyemprotnya dengan vacuum cleaner atau dengan kuas. Dan juga dengan cairan pembersih/alcohol serta ingat bahwa pembersihan dilakukan pada waktu computer mati & keyboard lepas dari portnya.

B. Mouse

Masalah-masalah kerusakan pada mouse dan langkah-langkah perbaikannya :

1) Mouse tidak terdeteksi oleh PC dan langkah perbaikannya :
• Matikan komputer. Cek apakah kabel mouse telah terpasang dengan benar. Jika perlu dan pasangkan kembali mouse tersebut untuk meyakinkan koneksinya. Pada saat melepas dan memasang mouse dalam keadaan mati agar tidak terjadi konsleting.
• Setelah itu hidupkan kembali computer. Apabila pesan kesalahan masih muncul, lakukan analisa selanjutnya.
• Kemungkina rusaknya driver yang menghubungkan sistem dengan mouse. Lakukan pendeteksian ulang driver secara otomatis dengan windows melalui device manager.Yaitu langkah yang dilakukan Klik kanan My Computer pada desktop windows; Pilih properties>>Hardware>>Device Manager. ; Klik gambar mouse lalu hapus drive mouse yang lama dengan menggunakan tombol Remove.Dan restart ulang komputer.
• Jika sambungan drive mouse sudah benar tetapi ternyata mouse tidak terdeteksi oleh windows, ada kemungkinan mouse rusak. Atau coba dengan mouse yang lain, apakah terjadi hal yang sama. Apabila masih tetap seperti itu, berarti port PS/2 nya yang rusak.
2)• Buka penutup bola mouse di bagaian bawah dengan memutarnya 900
Derajat.
• Keluarkan bolanya dan bersihkan dengan air hangat / alkohol serta
sikat dengan kuas, lalu keringkan.
• Di bagian dalam mouse dapat diamati adanya tiga buah roda. Dua
lebar dan satu yang kecil. Kotoran yang menempel pada komponen
tersebut perlu dibersihkan. Demikian juga dengan kotoran yang
menempel pada gerigi dan bantalan bola. Lakukan pembersihan
dengan hati-hati sehingga tidak merusak komponen di dalamnya.


C. Fan
Fan merupakan periferal yang sangat penting bagi komputer. Fan sangat berpengaruh pada kinerja komputer karena berhubungan dengan sirkulasi udara pada komputer.

Masalah-masalah kerusakan pada fan dan langkah-langkah perbaikannya :

1) Fan pendingin mati dan langkah perbaikannya :
• Memeriksa fan yang terdapat dalam casing komputer apakah kabel
power sudah terpasang dengan baik.
• Bersihkan kotoran-kotoran yang ada didalamnya.
• Lepas penutup poros fan, serta diberi sedikit pelumas supaya
gerakan fan tidak ada hambatan.
• Jika sambungan kabel power sudah benar dan fun sudah bersih dari
kotoran tetapi masih tetap mati, kemungkinan besar fun rusak.
2) Bunyi fan yang berisik dan langkah perbaikannya :
• Matikan komputer dan buka casing komputer lalu hidupkan
komputer dalam keadaan terbuka.
• Cek apakah mungkin ada kabel yang menyangkut pada fan.
• Jika ada kabel yang menyangkut pada fan, rapikanlah agar tidak
mengenai fan.

D. Monitor
Monitor merupakan komponen output yang digunakan untuk menampilkan teks atau gambar ke layar sehingga dapat dinikmati oleh pemakai. Kerusakan yang sering terjadi :
Masalah-masalah kerusakan pada monitor dan langkah-langkah perbaikannya :

1) Monitor tidak mau menyala.
• Jika masalahnya monitor tidak menyala, maka prosedur yang
dilakukan adalah Pastikan bahwa tombol power dalam keadaan ON.
• Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada
monitor maupun yang ke arah outlet listrik. Pastikan bahwa
pemasangan sudah benar.
• Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain.
• Jika lampu indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau
berkedip-kedip, cek kabel video yang menghubungkan monitor
dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik dan benar.
Pastikan sudah terpasang dengan benar.
• Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi
berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.
2) Monitor menjadi gelap saat loading windows
• Lakukan booting windows dalam keadaan safe mode dengan cara menekan F8 saat komputer loading windows.
• Lakukan instalasi ulang driver VGA Card. Setelah itu pilih jenis
monitor yang cocok yang akan menentukan frekuensi maksimal
yang akan ditampilkan oleh windows.
3) Ukuran tampilan tidak sesuai dengan keinginan
Untuk mengubahnya, bisa melalui display properties. Caranya adalah :
• Lakukan klik kanan di sembarang tempat di desktop. Kemudian akan
muncul beberapa menu dan pilihlah Properties. Maka akan muncul
kotak dialog.
• Kemudian pilihlah tab Settings. Ubahlah resolusi sesuai dengan
keinginan dengan memperbesar ataupun memperkecil nilai yang
ada di kotak Screen Area, kemudian klik OK. Dalam mengeset
resolusi, yang harus diperhatikan adalah kompatibilitas resolusi
yang didukung oleh VGA Card dan monitor yang dimiliki.
Pemilihan resolusi yang didukung oleh kartu VGA namun tidak
didukung oleh monitor yang dimiliki akan menyebabkan monitor
tidak menampilkan gambar dengan sempurna.
4) Tampilan pada monitor tampak buram.
• Masalah lain adalah tampilan pada monitor tampak buram dan kontras warna tidak bisa diatur secara maksimal. Hal itu cukup mengganggu meskipun secara umum komputer bekerja dengan baik dan tidak banyak gangguan.
Permasalahan ini sering terjadi pada monitor yang berusia lebih dari tiga tahun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, karena berhubungan dengan komponen-komponen elektronika di dalam monitor maka akan lebih baik jika harus berkonsultasi langsung dengan ahlinya. Untuk itu perlu dilakukan analisa sebab musabab dari permasalahan tersebut.

5) Monitor seperti berkedip saat digunakan
• Pada saat komputer sedang aktif digunakan, monitor sering berkedip. Kemungkinan yang pertama adalah disebabkan karena frekuensi gambar pada layar terlalu rendah.
Hal tersebut bisa saja terjadi karena ada masalah dengan setting refresh rate pada komputer. Refresh rate merupakan kemampuan maksimal yang dilakukan monitor untuk menampilkan frame dalam satu detik. Pengaturan refresh rate yang tepat akan memberikan kenyamanan pada mata yang menggunakannya. Monitor yang memiliki refresh rate kecil akan membuat monitor seperti bergerak dan tidak stabil.
Untuk mengatur refresh rate, gunakan menu Display Porperties seperti pada gambar di atas. Pada tab Setting, klik button Advanced lalu akan muncul seperti gambar 17 di bawah ini. Dan pilih tab Monitor. Pada tab tersebut akan ditampilkan pilihan refresh rate yang diinginkan. Cobalah beberapa refresh rate tersebut untuk mendapatkan pilihan yang terbaik bagi monitor.

6) Bercak kebiru-biruan pada sudut monitor.
• Pada salah satu atau beberapa sudut monitor, muncul bercak tidak berwarna atau warna kebiru-biruan yang cukup menganggu penampilan. Masalah ini sering disebabkan karena adanya medan magnet yang dihasilkan dari beberapa piranti elektronik tersebut. Untuk menghilangkan cobalah untuk memakai fitur degaussing yang ada pada menu kontrol monitor. Atau dengan menggunakan magnet yang didekatkan di sudut-sudut monitor supaya warna kembali normal.
E. Printer
Printer merupakan komponen yang digunakan untuk mencetak keluaran dari proses yang dilakukan komputer baik tulisan, gambar maupun grafik secara langsung dengan menggunakan media kertas ataupun lainnya. Ada tiga jenis printer yaitu printer dot matrik, Ink jet dan Laser jet.

Masalah-masalah kerusakan pada printer dan langkah-langkah perbaikan :
1) Printer tidak dapat mencetak dan untuk mengatasinya :
• Pengetesan printer dengan menggunakan print test page pada driver printer.Untuk melakukan hal tersebut dapat melalui Start>>Setting>>Printers. Kemudian klik kanan pada printer yang digunakan lalu pilih Properties.
Dalam tab General, klik tombol Print Test Page.
• Jika setelah tombol ditekan, printer bisa mencetak berarti tidak ada masalah pada printer.
• Jika tidak, berarti ada masalah pada printernya atau pada koneksi port printernya. Cobalah pada komputer lain, jika proses pencetakan berhasil dilakukan berarti kerusakan bukan pada printernya tetapi pada port printer tersebut.
• Jika proses pencetakan gagal berarti ada masalah pada printernya. Untuk mengatasinya coba cek kembali printer mulai dari cartridge sampai koneksi kabel-kabelnya.
2) Masalah yang kedua adalah printer gagal menarik kertas.
• Ketika mencetak menggunakan printer injek, printer tersebut tiba-tiba mengalami gangguan yaitu tidak bisa menarik kertas sehingga proses pencetakan gagal.

• Permasalahan tersebut sering terjadi pada printer jenis injek. Umumnya dikarenakan roda penggerak yang sudah mulai licin karena waktu pemakaian yang sudah cukup lama. Bila demikian halnya, lakukan pengamplasan sendiri dengan hati-hati pada bagian roda penariknya. Bersihkan juga roda penggerak dari kotoran yang ada . Kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah karena tinta yang hampir habis. Terkadang bila tempat tinta sudah kosong, maka printer tidak akan dapat mencetak dan jika diberikan perintah pencetakan akan terdengar bunyi beep yang berulang-ulang.
3) Masalah yang ketiga kertas pada printer macet
• Ketika sedang mencetak, kertas tersangkut di dalam printer. Hal itu sering terjadi dan meskipun proses cetak berhasil, tetapi kertas hasil cetakan menjadi kotor. Kertas macet pada printer yang biasa disebut dengan paper jam dapat terjadi karena tumpukan kertas yang terlalu tebal pada paper try printer. Atau jenis kertas yang mudah menempel satu dengan lainnya. Dan juga bisa disebabkan karena toller pada printer yang sudah aus. Untuk mencegah terjadinya paper jam, dapat dilakukan dengan membatasi tebal tumpukan kertas sesuai dengan kapasitas yang didukung oleh printer. Sebelum dipasang pada paper try, ada baiknya kertas dikibas-kibaskan terlebih dahulu agar kertas tidak saling menempel. Dan hindarkan dari debu dan sering dibersihkan. Jika paper jam sudah terjadi pada printer, maka yang harus dilakukan adalah menekan tuas yang tersedia untuk menetralkan roller yang menjepit kertas, kemudian secara perlahan tarik kertas yang menyangkut pada printer. Selanjutnya kembalikan tuas tersebut ke posisi semula. Untuk menemukan tuas tersebut lihatlah pada buku manual printer.
4) Masalah yang keempat adalah hasil pencetakan tidak bagus.
• Masalah lain yang sering muncul adalah hasil pencetakan yang kurang bagus atau terlihat putus-putus. Ini disebabkan antara lain karena memang mungkin tinta sudah habis, ataupun cartridge-nya memang kotor. Untuk memastikannya, lepas cartridge dengan hati-hati untuk mengecek apakah tinta sudah habis atau belum. Setelah itu lakukan pembersihan pada mat head nya dengan menggunakan cairan pembersih tinta. Caranya dengan membasahi tisu pembersih dengan cairan pembersih tersebut, dan letakkan mat head catridge pada tisu tersebut. Dalam melakukan hal tersebut, dibutuhkan kehati-hatian yang sangat tinggi, karena jika tidak akan bisa berakibat fatal yaitu rusaknya cartridge.



Demikianlah laporan tugas tentang perbaikan peripheral yang telah kami selesaikan . Apabila banyak kesalahan dan kekurangan dari laporan ini kami minta maaf yang sebesar-besarnya. Terima kasih

2 comments:

CUTE GIRL mengatakan...

thank's...buat yang buat ini,,,berkat tugas periferal yang anda kerjakan saya bisa nyelesein tugas makalah saya.....

TkJ A Comunity and R3Gen3raTion mengatakan...

Maav rulez ...

Trima kasih kmbali ..
Smga ilmunya bermanfaat . Amin
:)

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

 

My Yahoo Messanger



ID :r.ibnu

My FrIenDstEr

f4bregaz.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com