10.28.2008

Kernel Linux Bernilai $1,4 Milyar, Fedora $10,8 Milyar

. 10.28.2008

Linux Foundation telah mempublikasikan hasil penelitian yang memperkirakan nilai Linux. Berdasarkan penelitian, Linux Foundation berkesimpulan bahwa dana sebesar US$1,4 milyar harus dikeluarkan untuk mengembangkan kernel Linux mulai dari nol dan $10,8 milyar untuk mengembangkan sebuah platform Linux yang lengkap.

Studi ini dibuat berdasarkan metodologi yang dikembangkan oleh David Wheeler untuk sebuah proyek yang mirip pada tahun 2002. Wheeler mengembangkan sebuah alat yang menggunakan "Constructive Cost Model" (COCOMO) untuk memperkirakan nilai perangkat lunak dari jumlah baris kode, gaji rata-rata dari pengembang perangkat lunak dan gabungan faktor-faktor lainnya. Ketika Wheeler menggunakan alat ini pada kode sumber dari paket Fedora 6 tahun yang lalu, ia menyimpulkan bahwa platform tersebut bernilai sekitar $1,2 milyar.

Jumlah kode dan paket Linux telah bertumbuh pesat sejak 6 tahun yang lalu. Linux Foundation menggunakan pendekatan yang sama untuk penelitian baru ini dan mendapatkan nilai sumber kode pada Fedora yang telah meningkat menjadi $10,8 milyar.

Seperti yang diakui oleh Linux Foundation sendiri, menghitung jumlah baris kode memang bukan cara ilmiah untuk menghitung nilainya, dan angka tersebut sebaiknya hanya dijadikan perkiraan saja. Tetapi metode prakiraan ini dapat digunakan untuk membandingkan tingkat pertumbuhan Linux dari 6 tahun lalu hingga hari ini.

Mereka mengatakan bahwa Fedora memiliki banyak komponen yang tidak ditemukan pada distro lain dan sebaliknya, ada juga beberapa distro lain yang memiliki lebih komponen dibandingkan Fedora. Variasi pada komponen yang digunakan dalam sebuah distro Linux juga sangat banyak tergantung dari target penggunaannya, seperti untuk desktop, server, netbook atau lain lagi. Keterbatasan lainnya dalam metode ini adalah tidak dapat memperhitungkan waktu yang dihabiskan pengembang untuk mengoptimisasi source code yang justru menghasilkan kode sumber yang lebih kecil.

Karya tulis yang dipublikasikan Linux Foundation mengikutkan beberapa statistik. Sebagai contoh, mereka mengatakan kalau menulis ulang 204 juta baris kode dalam Fedora 9 akan membutuhkan waktu selama 60.000 tahun oleh seorang pengembang. Laporan ini juga memperlihatkan komponen Fedora yang memiliki source code terbanyak. Linux Kernel menduduki urutan teratas dengan 5.961.705 baris kode dengan GNU Compiler Collection, OpenOffice.org, Eclipse IDE, Mono .NET runtime dan Firefox semuanya masuk dalam peringkat sepuluh besar.

Walaupun metodologi ini tidak memberikan jawaban yang bersifat otoritas tentang nilai Linux yang sebenarnya, tetap saja studi ini menunjukkan tentang berharganya seluruh ekosistem Linux yang mewakili kontribusi puluhan ribu pengembang di seluruh dunia. (Arstechnica)

0 comments:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

 

My Yahoo Messanger



ID :r.ibnu

My FrIenDstEr

f4bregaz.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com